Tugas Bahasa Indonesia Kelas 1E
Menceritakan Pengalaman Orang Lain
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu...
Nama saya Syifa
Amaliah.Saya berasal dari kelas 1 E fakultas psikologi UIN Syarif Hidayatullah .Saya
diterima UIN Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta) melalui jalur SBMPTN.Asal SMA
saya adalah SMA Negeri 9 Tangerang (maklumi jika jarang didengar karena belum
dikenal banyak orang).Jurusan saya dulu adalah IPS.
Sebetulnya
boleh jujur aku agak bangga (tapi gak juga) karena dari SMAku di jurusan IPS
cuman aku saja yang diterima di UIN Jakarta (aku pun tak tahu mengapa).Di
jurusan IPA pun yang paling hebatnya masuk jurusan Jurnalistik sisanya
fisika,kimia,apalah.
Kalo
dibilang kecelakaan iya emang lumayan juga.Aku emang dari awal itu
pengen+ngototnya mau di jurusan akuntansi.Aku suka banget akuntansi..Pas kelas
10 aku mulai mikirin SBMPTN tapi ketika kelas 12 malah lari ke pkn stan.Ayahku
juga dulu (sampe sekarang) ngedukung banget aku masuk ke pkn stan.Dan kalo ga
pkn stan ya.. aku maunya di Universitas Indonesia (UI).Dam amalh UIN Jakarta
fakultas psikologi itu pilihan pertama.
Bagaimana
bisa ke jurusan psikologi?
Sebelumnya
di sekolahku ada tes bakat.Dan arahan kedua program studinya adalah jurusan
psikologi.Aku tes di youthmanual hasilnya sama.Pas SBMPTN aku milih psikologi
ke pilihan pertama karena takut kalo milih akuntansi (peminatnya bertambah tiap
tahun...).Dan dulu juga aku gak tahu kalo psikologi di UIN Jakarta itu susah
untuk diterima apalagi SBMPTNnya (baru ngeh dari sepupuku yang dulu sbmptn sama
mandiri ngambil jurusan ini).Ya.. aku mikir penasaran juga pelajarin perilaku
manusia.Alasan aku gak milih UI karena waktu itu ketika pendaftaran SBMPTN ada
juga SIMAK UI.Yasudah UI aku pilih simak saja kalo SBMPTNnya aku pilih yang
lain.Waktu itu mamaku bilang “pilih yang paling deket dulu!” yah... bagi yang
tinggal di Tangsel ataupun tangerang kota PTN terdekat kita hanyalah UIN
Jakarta.Yan paling deket kalo gak UIN Jakarta,UPN Veteran jakarta (karena
letaknya di jaksel,gak sejauh UNJ sama UI).Gak nyangka ketika SBMPTN aku
diterima di UIN Jakarta sedangkan pkn stan sama ui ya tak lolos...
Ini
juga boleh jujur aku juga ikut mandiri uin (di jurusan psikologi juga) tak
lolos hehehe...Aku agak ngeh kesalahanku waktu itu pas spmb adalah nekat pilih
IPC padahal syaratnya jurusan ipa.Dan nilai ipanya juga dihitung kalo ipc.ckckckck
Awalnya
memang sulit diterima,beberapa hari kemudian aku flashback ke masa kecilku.Aku
berpikir “kayaknya keluargaku ini perlu ada lulusan psikologi khususnya untuk
anak,deh!didik anak juga kurang merhatiin psikologisnya.” Aku mikir banyak
banget kesalahan keluarga dalam mendidik anak dan juga dalam mengurusi anak
berkebutuhan khusus.Sejak itu aku mulai menerima jurusan ini pelan-pelan bahkan
membatalkan keputusanku untuk gapyear dan berusaha untuk dapat ip terbaik.Aku
juga bersyukur tidak memiliki akuntansi karea tulisanku itu aslinya jelek (apalagi
kalo buru-buru nulisnya) dan suka salah tulis (tip’eks mulu deh...).Dan asal kalian tahu kalo di akuntansi itu tulisannya harus rapi dan kalo ada kesalahan dikit harus ditulis dari awal.Tanpa tip'ex tanpa label.Ini kata anak akuntansi yang di UNPAD.
Nah... profilku sudah (aku udah tulis pstingan tentag aku darimana asal mana makanya di blog ini aku tulis profilku alasan aku memilih UIN jakarta.Ini urlnya : profil data aku yang lain
Tujuan saya menulis blog ini adalah untuk
mengerjakan tugas bahasa indonesia yaitu menceritakan cerita teman.Saya akan menceritakan pengalaman teman saya
bernama Nuraini dari kelas E.
Di suatu hari nuraini pulang ke
pondoknya bersama teman-temannya.Setelah sampai mereka mencari makanan di
pondok namun nasi yang ada di rice cooker pondok pesantren mereka
habis.Temannya Nuraini,Yuli berencana mengajak nuraini dan temannya
yang lain untuk mencari makan di luar pondok mereka.Yuli pun juga
berencana akan mentraktikan mie ayam kepada mereka.
Karena merasa akan ditraktir nuraini
memutuskan hanya membawa uang yang sangat.... sedikit yaitu Rp. 2.000.Lumayan
ya... kalo kita hitung 2.000 hanya bisa 1-2 kali beli untuk gorengan,ciki,es di
abang-abang .Permen pun kalau tak dapat 2 bisa 4 🤔.Lanjut
cerita mereka akhirnya pergi ke tempat jual mie ayam (gerobak kek,toko
kek) .Yuli menanyakan harga mie ayam tersebut ke penjual dan harganya Rp.
13.000!nuraini tak tahu bahwa harga mie ayamnya lebih mahal yang
diperkirakan.Sedangkan yuli hanya akan mentraktir Rp 10.000 .Terpaksa nuraini
meminjam uang Rp. 1000 kepada yuli.
Setelah kenyang dan puas
makan di sana,mereka pergi ke Alf@mart untuk membeli perlengkapan kebutuhan
mereka.Mereka belanja cukup banyak.Sesampai di meja kasir,dihitunglah jumlah
biayanya.Tak disangka uangnya kurang!Yuli pun meninggalkan nuraini dan temannya
1 lagi untuk mengambil uang.Sedangkan nuraini dan temannya 1 lagi menunggu yuli
balik.Si yuli malah gak balik-balik.Ditanyalah oleh mbak penjaga kasir "ini
jadi gak mbak?" .Karena si yuli tak datang-datang dan mbak kasir di sudah
menanyakan mereka bingung harus berbuat apa disana.Pada akhirnya nuraini dan
temannya 1 lagi mengembalikkan semua belanjaan karena yuli tak balik-balik.
Jadi kawan-kawan pelajaran yang kita bisa ambil dari cerita nuraini
adalah selalu bawa uang terutama untuk jaga-jaga.Ya.... kalo kalian
jadi dia kalian mau tidak? tentu gak kan...
Sekian
ceritaku maaf apabila ternyata ada kesalahan kata ataupun penyampaian.Maklum
masih blogger newbie.maaf ceritanya kedikitan.Maklumi tipo ya.. aku suka tipo
kalo ngetik 🙏 .Dan maaf ini sudah diedit karena kurang dari 500 kata.Juga untuk profil aku sungguh minta maaf bu fitri... karena giliran profil lain aku malah ngasih link ke postingan lain.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
Menceritakan Pengalaman Orang Lain
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu...
Nama saya Syifa
Amaliah.Saya berasal dari kelas 1 E fakultas psikologi UIN Syarif Hidayatullah .Saya
diterima UIN Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta) melalui jalur SBMPTN.Asal SMA
saya adalah SMA Negeri 9 Tangerang (maklumi jika jarang didengar karena belum
dikenal banyak orang).Jurusan saya dulu adalah IPS.
Sebetulnya
boleh jujur aku agak bangga (tapi gak juga) karena dari SMAku di jurusan IPS
cuman aku saja yang diterima di UIN Jakarta (aku pun tak tahu mengapa).Di
jurusan IPA pun yang paling hebatnya masuk jurusan Jurnalistik sisanya
fisika,kimia,apalah.
Kalo
dibilang kecelakaan iya emang lumayan juga.Aku emang dari awal itu
pengen+ngototnya mau di jurusan akuntansi.Aku suka banget akuntansi..Pas kelas
10 aku mulai mikirin SBMPTN tapi ketika kelas 12 malah lari ke pkn stan.Ayahku
juga dulu (sampe sekarang) ngedukung banget aku masuk ke pkn stan.Dan kalo ga
pkn stan ya.. aku maunya di Universitas Indonesia (UI).Dam amalh UIN Jakarta
fakultas psikologi itu pilihan pertama.
Bagaimana
bisa ke jurusan psikologi?
Sebelumnya
di sekolahku ada tes bakat.Dan arahan kedua program studinya adalah jurusan
psikologi.Aku tes di youthmanual hasilnya sama.Pas SBMPTN aku milih psikologi
ke pilihan pertama karena takut kalo milih akuntansi (peminatnya bertambah tiap
tahun...).Dan dulu juga aku gak tahu kalo psikologi di UIN Jakarta itu susah
untuk diterima apalagi SBMPTNnya (baru ngeh dari sepupuku yang dulu sbmptn sama
mandiri ngambil jurusan ini).Ya.. aku mikir penasaran juga pelajarin perilaku
manusia.Alasan aku gak milih UI karena waktu itu ketika pendaftaran SBMPTN ada
juga SIMAK UI.Yasudah UI aku pilih simak saja kalo SBMPTNnya aku pilih yang
lain.Waktu itu mamaku bilang “pilih yang paling deket dulu!” yah... bagi yang
tinggal di Tangsel ataupun tangerang kota PTN terdekat kita hanyalah UIN
Jakarta.Yan paling deket kalo gak UIN Jakarta,UPN Veteran jakarta (karena
letaknya di jaksel,gak sejauh UNJ sama UI).Gak nyangka ketika SBMPTN aku
diterima di UIN Jakarta sedangkan pkn stan sama ui ya tak lolos...
Ini
juga boleh jujur aku juga ikut mandiri uin (di jurusan psikologi juga) tak
lolos hehehe...Aku agak ngeh kesalahanku waktu itu pas spmb adalah nekat pilih
IPC padahal syaratnya jurusan ipa.Dan nilai ipanya juga dihitung kalo ipc.ckckckck
Awalnya
memang sulit diterima,beberapa hari kemudian aku flashback ke masa kecilku.Aku
berpikir “kayaknya keluargaku ini perlu ada lulusan psikologi khususnya untuk
anak,deh!didik anak juga kurang merhatiin psikologisnya.” Aku mikir banyak
banget kesalahan keluarga dalam mendidik anak dan juga dalam mengurusi anak
berkebutuhan khusus.Sejak itu aku mulai menerima jurusan ini pelan-pelan bahkan
membatalkan keputusanku untuk gapyear dan berusaha untuk dapat ip terbaik.Aku
juga bersyukur tidak memiliki akuntansi karea tulisanku itu aslinya jelek (apalagi
kalo buru-buru nulisnya) dan suka salah tulis (tip’eks mulu deh...).Dan asal kalian tahu kalo di akuntansi itu tulisannya harus rapi dan kalo ada kesalahan dikit harus ditulis dari awal.Tanpa tip'ex tanpa label.Ini kata anak akuntansi yang di UNPAD.
Nah... profilku sudah (aku udah tulis pstingan tentag aku darimana asal mana makanya di blog ini aku tulis profilku alasan aku memilih UIN jakarta.Ini urlnya : profil data aku yang lain
Tujuan saya menulis blog ini adalah untuk
mengerjakan tugas bahasa indonesia yaitu menceritakan cerita teman.Saya akan menceritakan pengalaman teman saya
bernama Nuraini dari kelas E.
Di suatu hari nuraini pulang ke
pondoknya bersama teman-temannya.Setelah sampai mereka mencari makanan di
pondok namun nasi yang ada di rice cooker pondok pesantren mereka
habis.Temannya Nuraini,Yuli berencana mengajak nuraini dan temannya
yang lain untuk mencari makan di luar pondok mereka.Yuli pun juga
berencana akan mentraktikan mie ayam kepada mereka.
Karena merasa akan ditraktir nuraini
memutuskan hanya membawa uang yang sangat.... sedikit yaitu Rp. 2.000.Lumayan
ya... kalo kita hitung 2.000 hanya bisa 1-2 kali beli untuk gorengan,ciki,es di
abang-abang .Permen pun kalau tak dapat 2 bisa 4 🤔.Lanjut
cerita mereka akhirnya pergi ke tempat jual mie ayam (gerobak kek,toko
kek) .Yuli menanyakan harga mie ayam tersebut ke penjual dan harganya Rp.
13.000!nuraini tak tahu bahwa harga mie ayamnya lebih mahal yang
diperkirakan.Sedangkan yuli hanya akan mentraktir Rp 10.000 .Terpaksa nuraini
meminjam uang Rp. 1000 kepada yuli.
Setelah kenyang dan puas
makan di sana,mereka pergi ke Alf@mart untuk membeli perlengkapan kebutuhan
mereka.Mereka belanja cukup banyak.Sesampai di meja kasir,dihitunglah jumlah
biayanya.Tak disangka uangnya kurang!Yuli pun meninggalkan nuraini dan temannya
1 lagi untuk mengambil uang.Sedangkan nuraini dan temannya 1 lagi menunggu yuli
balik.Si yuli malah gak balik-balik.Ditanyalah oleh mbak penjaga kasir "ini
jadi gak mbak?" .Karena si yuli tak datang-datang dan mbak kasir di sudah
menanyakan mereka bingung harus berbuat apa disana.Pada akhirnya nuraini dan
temannya 1 lagi mengembalikkan semua belanjaan karena yuli tak balik-balik.
Jadi kawan-kawan pelajaran yang kita bisa ambil dari cerita nuraini
adalah selalu bawa uang terutama untuk jaga-jaga.Ya.... kalo kalian
jadi dia kalian mau tidak? tentu gak kan...
Sekian
ceritaku maaf apabila ternyata ada kesalahan kata ataupun penyampaian.Maklum
masih blogger newbie.maaf ceritanya kedikitan.Maklumi tipo ya.. aku suka tipo
kalo ngetik 🙏 .Dan maaf ini sudah diedit karena kurang dari 500 kata.Juga untuk profil aku sungguh minta maaf bu fitri... karena giliran profil lain aku malah ngasih link ke postingan lain.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
Komentar
Posting Komentar